Kasusaceh.com | Banda Aceh --- Radio Republik Indonesia RI Meulaboh menjalin kerja dengan Madrasah MAN-1 Meulaboh Aceh Barat kerja sama siaran "Meulaboh English Program" di Aula MAN 1 Aceh Barat, Senin (28/7/2025).
Kepala RRI Meulaboh, Wenny Zulianti, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan memperluas siaran pendidikan bahasa Inggris bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebelumnya, program ini sudah berlangsung selama satu tahun bersama mitra seperti Universitas Teuku Umar.
“Program ini akan berlanjut dengan penyusunan silabus dan materi pembelajaran yang akan disampaikan lewat siaran radio,” ujarnya.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala RRI Meulaboh dan Kepala MAN I Aceh Barat Faisal, M.Pd. Disaksikan langsung Kepala Kankemenag Aceh Barat Abrar Zym, S.Ag, MH serta Bupati Aceh Barat yang diwakili Staf Ahli Mawardi, SH.
Selain penandatanganan MoU secara manuaal, penandatanganan dilakukan juga dilakukan secara digital dilayar monitor.
Penandatanganan ini juga turut melibatkan Kepala MTsS HBS, Suandi, MA yang akan ikut mendukung program tersebut.
Wenny, menambahkan bahwa pelibatan MAN- 1 Meulaboh Aceh Barat akan memperkaya isi dan kualitas penyiaran edukatif tersebut.
Wenny menjelaskan bahwa materi akan dirancang sesuai kebutuhan pendengar dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu, koordinasi antara tim pengajar dari MAN 1 dan tim penyiar RRI akan terus ditingkatkan.
Ia berharap pengajar dan siswa dari MAN 1 turut aktif mengisi dan meramaikan program ini. Melalui siaran ini, peserta didik dapat belajar bahasa Inggris secara langsung dan interaktif melalui media radio.
RRI Meulaboh juga mendorong partisipasi berbagai lembaga pendidikan untuk turut bergabung. Harapannya, program edukasi seperti ini menjadi ruang kolaboratif antara media dan institusi pendidikan dalam membangun kualitas SDM.
“Kami sudah memulai sejak beberapa semester lalu dengan kegiatan serupa,” ucap Wenny. Ia optimistis keterlibatan MAN 1 Aceh Barat akan memperluas jangkauan dan meningkatkan interaksi dengan pelajar.
Sementara itu, Kakankemenag Aceh Barat, H. Abrar Zym, menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya penguatan siaran edukatif RRI. Ia menilai RRI Meulaboh konsisten mendukung penyiaran ilmu agama dan umum secara berimbang.
“Ke depan, program ini tidak hanya mengudara secara lokal, tapi bisa menjangkau seluruh penjuru negeri,” ujarnya. Ia berharap penyiaran edukatif seperti ini dapat menginspirasi pelajar untuk mendunia melalui penguasaan bahasa asing.
Abrar menambahkan bahwa MAN 1 juga telah melakukan studi banding ke Kampung Inggris sebagai bentuk keseriusan dalam penguatan bahasa asing. Selain bahasa Inggris dan Arab, kemampuan multibahasa perlu didorong untuk membuka cakrawala generasi muda.
