Kuliah umum ini menghadirkan Cand. Dr. Tuti Hidayati, M.A., dosen STAIN Meulaboh yang saat ini tengah menyelesaikan program doktoral di Washington State University, Amerika Serikat.
Dalam paparannya, Tuti membagikan metode dan langkah persiapan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Ia menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan tantangan utama sekaligus kunci bagi calon mahasiswa S2 maupun S3 di luar negeri.
"Saat menulis tesis maupun disertasi, kita perlu memperbanyak literasi dengan membaca buku dan artikel jurnal yang berkualitas. Hal ini penting agar karya ilmiah yang kita tulis dapat dipublikasikan di jurnal bereputasi," jelas Tuti.
Ia juga menyarankan agar mahasiswa fokus belajar bahasa Inggris dan memperbanyak membaca artikel sebelum mengikuti tes masuk perguruan tinggi di luar negeri.
Ketua Program Studi S2 Magister Ekonomi Syariah STAIN Meulaboh, Dr. Muhsinuddin, M.M., mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. "Beliau adalah salah satu dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh yang berhasil lulus program doktor di Amerika Serikat tahun lalu. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus," ujarnya kepada awak media.
Sementara itu, Ketua STAIN Meulaboh, Prof. Dr. Syamsuar, memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para dosen yang sedang menempuh studi di luar negeri. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kampus agar semakin bermutu di masa depan.
Prof. Syamsuar juga menambahkan bahwa STAIN Meulaboh terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi Islam di wilayah Pantai Barat Aceh dengan menyelenggarakan program pascasarjana. Saat ini, terdapat tiga program studi jenjang S2 yang tersedia, yakni Magister Ekonomi Syariah, Magister Manajemen Islam, dan Magister Studi Islam.
"Untuk tahun akademik 2026/2027, kami akan kembali menerima mahasiswa baru untuk program magister. Nantinya, perkuliahan akan diisi oleh dosen-dosen bergelar profesor, baik dari internal maupun eksternal kampus, termasuk dari Universitas Islam Negeri (UIN) dan universitas umum lainnya," papar Prof. Syamsuar.
Kehadiran program S2 di STAIN Meulaboh diharapkan dapat membawa perubahan akademik yang signifikan. "Kami berharap, dengan semangat baru dari dosen-dosen yang menempuh pendidikan di luar negeri, kualitas SDM dan lulusan kampus kita akan semakin bermutu," tutupnya.