![]() |
| Dok. Pribadi |
Kasus Aceh Banda Aceh — Dua pelajar yatim dari MTsN 1 Model Banda Aceh menerima santunan secara simbolis dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Banda Aceh dalam rangka program Peaceful Muharram, Lebaran Yatim dan Difabel Tahun 2025 yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung serentak secara nasional pada Jumat, 4 Juli 2025 ini diselenggarakan di Aula Kantor Kemenag Kota Banda Aceh. Sebanyak lebih dari 300 anak yatim dari madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs) se-Kota Banda Aceh, serta para penyandang difabel turut menerima santunan dalam kegiatan tersebut.
MTsN 1 Banda Aceh sendiri mengikutsertakan 29 pelajar yatim, dengan dua di antaranya yakni Ahmad Zaky dan Syarifah Aliya Putri Taufiq menerima santunan secara simbolis, didampingi oleh Koordinator Kesiswaan Bidang Anak Yatim MTsN 1 Banda Aceh, Tarmizi, S.Pd.
“Alhamdulillah kami sangat senang atas perhatian dan santunan ini,” ungkap Ahmad Zaky, salah satu pelajar penerima santunan usai kegiatan.
Program santunan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para anak yatim dan difabel di lingkungan madrasah, sekaligus mempererat rasa kepedulian sosial di momentum bulan Muharam. []
