Notification

×

Iklan

Iklan

Kadis Sosial Aceh Lepas Keberangkatan Fathir Hidayadi Menuju MDI Nasional 2026

16 Juni 2026 | Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T01:09:48Z


Kasusaceh.com | Aceh Besar – Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., MKM, secara resmi melepas keberangkatan Fathir Hidayadi untuk mengikuti Musabaqah Dakwah Islamiyah (MDI) Tingkat Nasional Tahun 2026 di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (17/6/2026).

Fathir berangkat sebagai finalis MDI Nasional 2026 cabang Murattal Al-Qur'an yang akan berlangsung di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, mewakili Aceh pada ajang dakwah Islam tingkat nasional tersebut.

Pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh Michael Octaviano, S.STP, Kepala UPTD Panti Sosial Disabilitas Meuligoe Meukarya (PSDBM) Farid Wajdi, A.KS., M.Si, serta Kepala Seksi Pembinaan Debby Anggrainy, yang bersama-sama memberikan dukungan dan motivasi kepada Fathir sebelum keberangkatannya menuju ajang nasional.

Fathir Hidayadi merupakan salah satu anak binaan Dinas Sosial Aceh melalui UPTD Panti Sosial Disabilitas Meuligoe Meukarya yang selama ini mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta pengembangan kapasitas. Berkat ketekunan, disiplin, dan semangat yang tinggi, Fathir berhasil mengukir prestasi hingga terpilih menjadi finalis dan mewakili Aceh pada MDI Nasional 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Afrizal menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Fathir yang akan membawa nama Aceh di tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan Fathir menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila diberikan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang memadai.

“Fathir adalah salah satu anak binaan kami yang telah menunjukkan semangat, disiplin, dan tekad yang luar biasa. Kami berharap ia dapat memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial akan terus mendukung pengembangan potensi penyandang disabilitas agar mampu berprestasi, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Budi Afrizal.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano, mengatakan bahwa keberangkatan Fathir menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita.

“Prestasi yang diraih Fathir membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk sukses. Kami berharap perjuangannya menjadi inspirasi bagi anak-anak binaan lainnya untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan berani bermimpi besar,” kata Michael.

Senada dengan itu, Kepala UPTD Panti Sosial Disabilitas Meuligoe Meukarya, Farid Wajdi, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Fathir yang telah menunjukkan perkembangan positif selama menjalani masa pembinaan.

“Kami bangga melihat perkembangan Fathir hingga mampu menjadi finalis dan mewakili Aceh pada ajang nasional. Semoga ia dapat memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, dan menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya di Aceh,” ujarnya.

Suasana pelepasan berlangsung hangat dan penuh haru. Sebelum memasuki ruang keberangkatan, Fathir menerima doa serta dukungan dari jajaran Dinas Sosial Aceh, keluarga, dan para pendamping yang hadir.

Keikutsertaan Fathir Hidayadi sebagai finalis Musabaqah Dakwah Islamiyah (MDI) Tingkat Nasional Tahun 2026 cabang Murattal Al-Qur'an di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, diharapkan tidak hanya membawa prestasi bagi Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas dan anak-anak binaan sosial lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen Dinas Sosial Aceh dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkeadilan.
×
Berita Terbaru Update